PROSES START UP GAS ENGINE 620 SERIES.
![]() |
| GAS ENGINE PLTMG 20MW KKA-ACEH |
Sebelum start, lakukan langkah-langkah berikut :
1. Walk around (Berjalan sekitar engine) atau visual chek untuk mengecek engine dan proteksi keamanan. Beberapa poin yang perlu dilakukan pengecekan pada saat walk around.
- Exhaust manifold.
- Water manifold.
- Oil atau water.
- Temperatur controler.
- Vibration dumper.
- Cooling water pump.
- Condesate line.
- Exhaust gas back presure monitoring. (jika terpasang)
- Abnormal noise pada saat engine beroprasi.
2. Cek sistem pelumasan.
Lakukan pengecekan oil pada ruang crankcase/oil pan masih pada batas ADP & Full. (Prinsip kerjanya, jika oil nya low, maka selenoid valve akan terbuka outomatic)
3. Cek sistem pendingin.
4. Cek sistem bahan bakar.
5. Cek sistem starting dan charging.
6. Cek sistem elektrical.
Pada gas engine tipe ini terdapat 2 mode start up.
1. Auto Start.
2. Manual Start.
1. Prosedur Auto Start.
- Pastikan kondisi valve gas manual dalam posisi terbuka 100%.
- Posisikan Service Selektor switch di panel pada posisi "AUTO" dan pada layar modul akan muncul tulisan READY FOR AUTOMATIC START = ENGINE STOPED.
- Posisikan Demand Switch pada posisi ON dan pada layar akan muncul START PROGRAM RUNNING. Secara otomatis sistem akan bekerja untuk mempersiapkan perlengkapan pendukung, seperti : Pompa Pre-lube, scaveging van, dan pompa sirkulasi.
- Setelah persiapan ± 1 Menit, pada layar akan muncul AUTOMATIC START IS RUNNING, Motor starter akan bekerja, penyalaan akan bekerja, dan valve gas akan ikut terbuka.
- Pada kecepatan engine ± 450 RPM maka secara automatic starting motor stop, dan putaran engine akan di teruskan berdasarkan firing order dan sistem pengapian engine. Starting motor berhenti bekerja berdasarkan perintah dari starting motor relay.
- Pada kecepatan engine ± 800 RPM pre lube akan running dan pada layar monitor akan muncul ENGINE IDLE OPERATION.
- Pada kondisi ini engine siap untuk synchron dengan Bus Bar atau sistem.
2. Prosedur Manual Start.
- Pastikan kondisi valve gas manual dalam posisi terbuka 100%.
- Pada start manual, temperature jacket water bisa kurang dari 40° C.
- Perhatikan service selektor pada posisi manual, dan pada layar akan muncul READY FOR MANUAL START = ENGINE STOPED.
- Tekan tombol start (warna hijau). Posisi demand switch bisa pada posisi ON atau OFF (Dipanel akan muncul START PROGRAM RUNNING)
- Setelah engine selesai persiapan ± 1 menit makan dilayar akan muncul START ENGINE = PUSH START BUTTON. Lalu tekan dan tahan tombol start (warna hijau) sampai muncul tulisan START PROGRAM ENGINE RUNNING UP TO RATE SPEED, kemudian lepas tombol start.
- Seterusnya engine akan bekerja sama pada posisi Auto start.
PROSEDUR SYNCHRON DENGAN JARINGAN ATAU SISTEM.
TERDAPAT DUA MODE SYNCHRON.
- Manual Synchron.
- Automatic Synchron.
1. Manual Synchron.
- Cirkuit Breker (CB) generator dalam posisi open dan pastikan jaket water temperature <55° C.
- Posisikan switch selector synchron ke Manual.
- Tekan tombol CB ON pada panel dan dilayar akan muncul SYNCHRON IS RUNNING pada posisi ini sistem akan membaca, tegangan, frekuensi, dan sudut phase antara Bus Bar dan Generator, apabila semua sama maka CB generator akan close.
- Pada layar akan muncul MAINS PARALEL OPERTAION.
- Pada saat posisi ini, beban pada generator dapat dinaikan secara pertahap sesuai dengan kebutuhan dan dapat dikurangi 50% dari kapasitas engine.
2. Automatic Synchron.
- CB generator posisikan Open dan jaket temperature <55° C
- Posisikan switch selector synchron ke posisi Auto.
- Pada layar panel akan muncul SYNCHRONIZING IS RUNNING pada kondisi seperti ini, sistem akan membaca, tegangan, frekuensi, dan sudut phase antara Bus Bar dan Generator, apabila semua sama dan masuk kedalam syarat maka CB generator akan Close.
- Ketika CB generator dalam posisi Close pada layar akan muncul MAINS PARALEL OPERATION.
- Pada posisi service selector Auto dan selector demand pada posisi ON beban pada generator akan naik sesuai dengan settingan minimal 50% dari kapasitas generator engine, akan tetapi pada saat selector switch pada posisi auto dan demand pada posisi Remote maka beban yang di pikul generator engine akan sesuai dengan beban yang terdapat pada jaringan atau sistem.
NB : Standart Operasional Prosedur ini digunakan pada proses start engine PLTMG 20MW KKA-ACEH.

Comments
Post a Comment